BUKU TAMU

Selamat datang di Website Polres Bukittinggi, bila anda kurang puas atas pelayanan kami, mohon beri tahu kami dengan menuliskan saran, koreksi, laporan atau pengaduan anda pada buku tamu website  ini atau dengan mengirim email kepada kami …!!! (restabukittinggi@yahoo.com).

Untuk meningkatkan pelayanan, kami juga telah meluncurkan layanan SMS Police 0856-69-049-777 dan layanan melalui Emergency Call 112 sebagai akses bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, laporan dan pengaduan kepada Polres Bukittinggi.

Pada intinya kami berusaha untuk menjadi pelayan, pelindung dan pengayom yang baik bagi anda semua….

Dan bila anda merasa puas atas pelayanan kami, anda pun bisa menuangkan rasa terima kasih anda dengan meninggalkan pesan anda pada buku tamu website ini….!!!

Hormat kami..

Admin…

Keluarga Besar Polres Bukittinggi

Dipublikasi di Uncategorized | 31 Komentar

Informasi Penerimaan Brigadir Polri TA-2014

Penerimaan BrigadirBagi anda, keluarga, anak, keponakan, kakak dan adik anda yang memenuhi syarat dan minat bergabung dengan KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA sebagai BRIGADIR POLISI(PRIA) dan (POLWAN). POLRI memberi kesempatan pada putri-putri Indonesia untuk mengikuti Pendidikan Brigadir T.A. 2014 dengan KUOTA DIDIK 10.750 PRIA dan 7.000 POLWAN untuk seluruh Indonesia.

Segera daftarkan diri atau keluarga anda secara online pada :

Adapun persyaratan yang dibutuhkan adalah sbb :

1. Berijazah serendah-rendahnya SMU/MA dan SMK SEMUA JURUSAN, dengan nilai akhir (gabungan nilai UN dan Nilai Sekolah) minimal 6,0.

2. Bagi yang masih duduk di kelas XII atau yg akan lulus tahun 2014 menggunakan rata-rata rapor semester 1 kelas XII minimal 6,0.

3. Umur pada saat pembukaan pendidikan (Juni 2014)minimal 17 tahun 5 bulan dan maksimal 22 tahun.

4. Tinggi badan minimal PRIA 163 dan Polwan 155cm.

5. Belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama pendidikan ditambah 2 tahun setelah lulus.

6. Bersedia menjalani ikatan dinas minimal 10 tahun terhitung mulai saat diangkat menjadi Bripda.

7. Memperoleh persetujuan dari orang tua/wali bagi yang belum berusia 21 tahun.

8. Tidak terikat perjanjian ikatan dinas dengan instansi lain.

9. Pada saat mendaftar telah berdomisili di wilayah Polda atau Polres tempat pendaftaran minimal 1 tahun, dibuktikan dengan KTP atau Surat Keterangan dari Kades/Lurah dan KK atau Ijazah/STTB/Rapor terakhir

10. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI.

Sedangkan persyaratan yang diperlukan untuk pendaftaran awal secara manual adalah :

1. Fotokopi KTP dan KK yang dilegalisir masing-masing 1 lembar.

2. Fotokopi Akte Kelahiran yang dilegalisir 1 lembar.

3. Fotokopi Ijazah Terakhir yang dilegalisir pihak sekolah 1 lembar.

4. Bagi siswa kelas XII menyertakan fotokopi rapor semester 1 yang dilegalisir pihak sekolah.

5. Mengisi blangko biodata sebagai data pendaftaran resmi.

6. Seluruh persyaratan yang disiapkan dimasukkan dalam map warna kuning..

Kutipan | Posted on by | 1 Komentar

Polres Bukittinggi Buka Posko Informasi Pemilu 2014 Untuk Umum

IMG_1273Untuk kemudahan informasi bagi masyarakat seputar pemilu 2014, Polres Bukittinggi menyiapkan posko informasi pemilu 2014 di ruang PID Polres Bukittinggi. Berbagai informasi seputaran pemilu 2014 dapat dilihat, atau ditanyakan langsung kepada sumber informasi yang setiap saat siap melayani pemohon informasi pemilu.

Bagi warga masyarakat yang membutuhkan informasi seputaran pemilu 2014, baik pemilu legislative maupun pemilu presiden dipersilah dating ke posko informasi. Kabagops Polres Bukittinggi Komisaris Rendra Eko Cahyono, Sik dan Paur Humas Polres Bukittinggi Aiptu Marjohan akan melayani permintaan informasi yang dibutuhkan oleh warga masyarakat selaku pemohon informasi.

Diantara informasi yang umum tentang pemilu 2014 yang disipakan yaitu :

  1. Jadwal dan lokasi kampanye partai politik yang akan melaksanakan kampanye rapat umum di wilayah hokum Polres Bukittinggi baik di wilayah dapil 1,2, dan 3 kota Bukittinggi maupun  di wilayah Dapil 3,4 dan 5 kabupaten Agam bagian timur.
  2. Daftar dan jumlah caleg parpol serta alamat dan nomor HP caleg.
  3. Data lokasi posko parpol se kota Bukittinggi dan Agam Timur.
  4. Data jumlah personil yang dilibatkan dalam pengamanan pemilu 2014 per kegiatan.
  5. Informasi lain yang berhubungan dengan pemilu 2014.

Kapolres Bukittinggi, AKBP Amirjan, Sik kepada media mengatakan,”Polri khususnya Polres Bukittiggi dalam rangka menyukseskan pemilu 2014 telah melakukan berbagai upaya diantaranya, menggalang komunitas untuk mengajak anggota komunitasnya melaksanakan pemilu berdunsanak, sehingga kondisi kamtibmas di kota Bukittinggi pada saat, menjelang dan setelah pemilu 2014 dapat aman dan tertib”.

Kutipan | Posted on by | Tinggalkan komentar

Apel Gerakan Nasional Keselamatan Berlalu Lintas

2121POLRES BUKITTINGGI – Wali Kota Bukittinggi Ismed Amzis bertindak sebagai Pimpinan Apel pada kegiatan Apel Gerakan Nasional Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas Tingkat Kota Bukittinggi yang berlangsung di halaman Mapolres Bukittinggi, Minggu (26/1). Kegiatan apel Gerakan Nasional ini berlangsung secara serentak di Kabupaten Kota dan Propinsi di Indonesia.

Diawal kegiatan apel Gerakan Nasional ini, dilakukan pembacaan komitmen Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas oleh Bripda Yenggi Gilang  Gumilang anggota Sat Lantas Polres Bukittinggi, yang intinya menyatakan sikap untuk tertib berlalu lintas dan disiplin dalam berkendara. Dan juga adanya pernyataan testimoni kewaspadaan berlalu lintas oleh seorang warga masyarakat yang bernama Asri Nander Daci, 56 th, yang bealamat di Gadut Tilatang Kamang Kab.Agam, yang karena lalainya mengakibatkan tangan kanannya putus sewaktu kecelakaan.

2323Kejadian sekitar tahun 1973 sewaktu Asri Nander masih berumur 16 tahun di dalam perjalanan dari Bukittinggi ke Pekanbaru, dengan menumpang Bis Cahaya Kampar. Tampa mengindahkan keselamatan berlalu lintas sebagai penumpang Asri Nander Daci mengeluarkan tanggannya dari badan Bis. Di batas kota Bukittinggi Jl.Raya Tanjung Alam KM 4 Garegeh tangan korban yang dikeluarkan dari Bis dihantam oleh truk yang berselisih jalan dan hampir putus, darah bercucuran sehingga harus diamputasi.

Testimoni kedua disampaikan oleh seorang ibu sebut saja namanya ENI (bukan nama asli) yang mengalami nasib pahit dimana suaminya meninggal satu bulan yang lalu akibat kecelakaan. Sekarang ENI harus menjadi orang tua tunggal dengan anak yang masih kecil-kecil dan lebih sedih lagi karena sekarang ENI sedang hamil muda sewaktu suaminya meninggal.

Pengalaman pahit atas kejadian tersebut, pada kesempatan apel keselamatan berlalu lintas ini, Asri Nander Daci dan Ny. ENI mengingatkan kepada seluruh peserta apel betapa pentingnya menjaga keselamatan dalam berlalu lintas. Karena keselamatan penting untuk kita semua baik untuk pengemudi atau pengendara maupun untuk para penumpang dan orang lain sebagai pengguna jalan. Karena apabila sudah kecelakaan, tidak hanya ditanggung oleh korban sendiri, melainkan seluruh keluarga  ikut merasa kesedihandan kesulitan seperti yang dialami oleh kedua warga masyarakat yang menyampaikan testimony diatas.

Apel Gerakan Nasional ini dihadiri oleh unsur Muspida Kota Bukittinggi, dan SKPD se Kota Bukittinggi. Diantaranya peserta apel yang hadir yaitu peleton dari Subdenpom, Kodim 0304 Agam, Peleton Sat Lantas Polres Bukittinggi, Peleton Gabungan Staf Polres Bukittinggi, Peleton Reserse Intel dan Sat Narkoba Polres Bukittingg, Peleton Dishubkominfo dan Satpol PP serta peleton dari Komunitas(Biker, Corolla DX Community, Kijang Klub Bukittinggi, Daihatsu Feroza Bukittinggi).

Pada amanat Presiden RI yang dibacakan oleh Walikota Bukittinggi selaku Pimpinan Apel mengemukakan tentang keselamatan pada hakekatnya merupakan prinsip dasar bagi setiap orang dalam berlalu lintas di jalan raya. Di Indonesia, prinsip ini seringkali tidak sejalan dengan apa yang terjadi di lapangan. Hasil tersebut dapat dilihat dari dua hal yaitu belum membaiknya potret perilaku para pengendara kita dijalanan, dan diindikasikan dengan semakin meningkatnya jumlah dan fatalitas korban kecelakaan. Ini nampak terlihat dari data dan laporan Polri  bahwa kematian dan cedera dijalan merupakan krisis yang semakin meningkat pada kaum muda usia.

Tahun 2013, angka kematian di jalan raya dalam satu bulan 2.096 orang, setara 69 orang per hari atau dalam setiap jam terdapat kurang lebih tiga jiwa. Kondisi ini menguatkan temuan global Burden of Disease yang menunjukkan bahwa kematian akibat kecelakaan lalulintas adalah menempati urutan sepuluh besar kelompok penyebab kematian utama manusia di dunia.

Presiden SBY memberikan apresiasi atas penyelenggaraan kampanye efektif yang diberi nama Gerakan Nasional Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas. Dengan gerakan moral ini adalah merupakan langkah untuk meningkatkan rasa kepedulian dan kepekaan masyarakat akan arti pentingnya keselamatan dan ketertiban berlalu lintas di jalan, melalui gerakan ini secara gradual peran orang per orang dalam mencegah kecelakaan akan tumbuh berkembang ke arah yang lebih baik. Dan hendaknya pula, pesan pesan keselamatan untuk dipandang sebagai kebutuhan yang membudaya.

Gerakan Nasional ini pula ditandai dengan pemasangan selempang pelopor keselamatan berlalu lintas kepada perwakilan dari personil Sat Lantas Polres Bukittinggi, Subdenpom, Kodim 0304 Agam, Dishubkiminfo, Pramuka dan PKS. Dan juga pada kesempatan apel tersebut Kapolres Bukittinggi memberikan penghargaan kepada komunitas Biker, Kijang Club, Corrolla DX Community dan Daihatsu Feroza Bukittinggi sebagai Mitra Polri menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.

Selesai apel, diadakan pertunjukan drama musical oleh siswa – siswi MAN Model Bukittinggi yang berjudul Pentingnya Menjaga Keselamatan Berlalu Lintas di Jalan Raya yang disaksikan oleh seluruh peserta apel dan warga masyarakat yang hadir pada kegiatan apel keselamatan berlalu lintas tersebut. Drama musical dengan durasi 45 menit tersebut cukup mendapat decak kagum dan sambutan positif dari penonton. Secara spontan Kapolres Bukittinggi Akbp Amirjan, Sik mengatakan alangkah lebih baik jika ini di videokan sebagai dokumentasi dalam program pelopor keselamatan berlalu lintas.

Kemudaian acara ditutup dengan pawai keliling kota Bukittinggi yang diikuti oleh komunitas Biker, Kijang Club, Corrolla DX Community dan Daihatsu Feroza Bukittinggi. Pawai pelopor keselamatan berlalu lintas tersebut dilepas oleh Walikota Bukittinggi dan didampingi oleh Kapolres Bukittinggi dan Kadishubkominfo Kota Bukittinggi dengan rute mengelilingi kota Bukittinggi dengan jarak tempuh sekitar 15 KM. (Han/Hms)

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

Pesta Kaget Ulang Tahun Kapolres Bukittinggi

Salah satu bentuk loyalitas terhadap pimpinan, Rabu (22/03/14) pada saat pelaksanaan apel pagi dilaksanakan Pesta Ulang Tahun Kapolres Bukittinggi. Kebetulan pada hari ini Kapolres Bukittinggi Akbp Amirjan, Sik tepat berulang tahun yang ke 43.

AKP ANDI CHANIA SHPesta Ulang Tahun yang walaupun sangat sederhana tersebut cukup mengagetkan Bapak Kapolres, karena di adakan secara tiba-tiba tanpa pemberitahuan atau konfirmasi kepada beliau yang pada saat tersebut sedang mengambil apel. Skenario kejutan acara ulang tahun Bapak Kapolres tersebut telah disusun oleh perwira staf Polres yang dipimpin langsung oleh Waka Polres Bukittinggi Kompol Heri Budianto, Sik, dengan melibatkan Bhayangkari dan personil Polres Bukittinggi.

Rencana diadakan peringatan ulang tahun untuk beliau, Kapolres Bukittinggi Akbp Amirjan, Sik mungkin sudah mengetahui karena bhayangkari telah membuat tumpeng dan pesan kue ulang tahun. Tetapi yang bikin beliau sangat kaget karena diadakan pada saat beliau mengambil apel jam pimpinan, dan kegiatan tersebut diawalai dengan scenario keributan antara personil Sat Sabhara dengan salah seorang anggota Propam.

Skenario pesta ulang tahun tersebut sebagai berikut :

•           Rabu (22/03/14) pukul 08.00 wib bel berbunyi anggota persiapan apel pagi, dan pasukan diambil alih leh perwira pengambil apel Ipda Nofrizal Chan, SH Kanit Laka Polres Bukittinggi.

•           Apel Pagi dilaksanakan pukul 08.00 Wib setiap hari karena sebagaimana biasanya anggota sebelumnya melaksanakan pergelaran personil dilapangan.

•           08.10 Wib Kapolres Bukittinggi Akbp Amirjan, Sik selaku pimpinan apel jam pimpinan setiap hari Rabu memasuki lapangan dan langsung mengambil apel.

•           Ketika Kapolres sedang memberikan arahan, seorang anggota propam memberikan surat panggilan untuk diperiksa di unit propam kepada beberapa orang personil sat sabhara yang sedang apel, dengan alasan tidak hadir waktu pergelaran personil dilapangan.

•           Merasa dirinya ada hadir ketika pergelaran personil tersebut beberapa personil sat sabhara mulai rebut mulut dengan anggota propam tersebut dan terjadi dorong-dorongan dan teriakan-teriakan kemarahan.

 

Akbp Amirjan yang tidak tahu itu scenario langsung kaget, dan perintahkan waka dan Kansie Propam agar mengamakankan anggota yang ribut.

“Pak Waka, Wakaa, Wakkaaaa amankan itu!” perintah beliau.

•           Pak waka dan Kasie Propam yang sudah tahu itu scenario mendatangi anggota yang ribut, dan memerintahkan anggota agar diam dan pura-pura memarahi anggota yang ribut. Karena anggota Sabhara tersebut tetap ngotot-ngototan dengan  anggota Propam, maka Pak Waka bilang, “Kalau tidak mau diam, ya udah kita rebut semua”.

•           Bersamaan dengan itu terdengar lagu Selamat Ulang Tahun dari pengeras suara yang diiringi oleh seluruh personil, baik yang tadi rebut dan juga oleh seluruh perwira staf.

•           Dua orang personil Sie Propam membawa Spanduk yang bertuliskan “ Selamat Ulang Tahun, yang ke 43, semoga panjang umur dan sukses selalu.

•           Acara dilanjutkan dengan tiup, lilin, potong kue, pemberian kado dari perwira staf, para Kapolsek, dan Bhayangkari serta pemberian ucapan selamat dari seluruh anggota.

Selesai acara Kapolres Bukittinggi Akbp Amirjan, Sik, mengucapakan terimakasih banyak kepada perwira staf, bhayangkari dan seluruh personil Polres Bukittinggi yang telah mengadakan pesta kaget ulang tahun tersebut. Kapolres juga menyampaikan dengan adanya kegiatan seperti ini semoga ikatan batin antara seluruh keluarga besar Polres Bukittinggi bisa lebih ditingkatkan untuk mempererat rasa kekeluargaan antara pimpinan dan bawahan. 

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

Sat Narkoba Polres Bukittinggi Kembali Membekuk Bandar Sabu

barangbuktisabudipolresbukittinggiPada hari yang sama setelah berhasil menyergap kurir ganja dengan barang bukti 26 kg, Satuan Narkoba Polres Bukittinggi kembali menggerebek rumah kos di kawasan Guguak Bulek Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS), Kota Bukittinggi, Senin (23/12/2013). Dari hasil penggerebekan itu ditemukan pemakai sabu yang sedang meracik paket sabu, dengan barang bukti sebanyak 28 paket sedang sabu senilai Rp 70 juta.

Kapolres Bukittinggi AKBP Amirjan menjelaskan, polisi melakukan penggerebekan itu sekitar pukul 15.00 WIB, setelah mendapat laporan masyarakat. Ia memastikan bahwa tersangka yang ditangkap itu sendiri, dan tidak ada keterlibatan oknum-oknum tertentu.

“Ketika digerebek, tersangka sedang meracik paket sabu, ada yang berupa paket kecil, paket sedang dan paket besar. Jumlah keseluruhannya mencapai 28 paket sedang, yang nilainya sekitar Rp 70 juta,” ujar Amirjan kepada wartawan.

Ia menjelaskan, selain mengamankan barang bukti berupa sabu, petugas juga mengamankan satu timbangan, satu alat hisap bong, serta dua pucuk senjata airsoftgun yang berisi sejumlah peluru.

Meski senjata airsoftgun itu biasanya dipergunakan untuk olahraga menembak, namun Kapolres merasa yakin senjata itu akan dipergunakan tersangka untuk menyelamatkan diri dan bisa saja digunakan dalam keadaan terdesak. Beruntung saat digerebek senjata milik tersangka tidak berada di dekatnya.

“Tersangka itu berinisial MZ, umur 48 tahun, yang berasal dari Aceh, namun telah lama menetap di rumah kost di Bukittinggi. Untuk sementara ini tersangka baru ditetapkan sebagai pengguna, namun tak tertutup kemungkinan tersangka juga seorang pengedar, karena paket-paket yang dipersiapkan itu sepertinya akan dijual ke orang lain,” tutur Amirjan.

Dalam kasus ini polisi menjerat tersangka dalam pasal 114 sub 112 UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman lima hingga 20 tahun penjara.

Amirjan mewanti-wanti kepada pengunjung yang mendatangi Kota Bukittinggi untuk tidak membawa narkotika atau melakukan pesta narkotika di Kota Bukittinggi, apalagi disaat pesta malam Tahun Baru.

Kepada masyarakat Kota Bukittinggi juga diimbau untuk segera melaporkan ke polisi jika melihat atau mendengar adanya gerakan seseorang atau sekelompok orang yang mencurigakan, baik terkait narkotika atau hal-hal lainnya yang bisa mengganggu keamanan, ketertiban dan dan kenyamanan. (Han/Hms)

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

Brigjen Pol Boy Rafli Amar Baralek Gadang

boy1Koto Gadang Baralek Gadang (pesta besar-besaran) dalam rangka Batagak Pangulu (mengangkat seorang penghulu adat) Kaum Pasukuan Suku Koto. Gelar kebesaran tersebut dianugerahkan kepada seorang anak nagari (putra asli daerah), Brigadir Jendral Boy Rafli Amar, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas  Polri, dengan Gelar  Datuk Rangkayo Basa.

Pesta besar hampir satu minggu  tersebut, yang acara puncaknya yaitu peresmian pengangkatan penghulu yang diberi nama Malewakan Gala mulai hari ini, Jum’at tanggal (29/11/13) dengan agenda Batagak Gadang, yakni menyampaikan pidato, lalu penghulu tertua
memasangkan deta (penutup kepala kebesaran seorang Penghulu) dan menyisipkan sebilah keris sebagai tanda serah terima jabatan.

Agenda kegiatan hari Sabtu (30/11/13) yaitu  Maarak Pangulu (membawa penghulu yang baru diangkat keliling kampung dengan iring-iringan untuk dikenalkan kepada masyarakat sekitar). Sedangkan agenda puncaknya yang terakir yaitu pesta jamuan makan yaitu pada hari Minggu tanggal 1 Desember 2013.

Menjawab banyaknya kalangan yang bertanya-tanya siapakah Brigjen Pol Boy Rafli Amar putra Minang tersebut. Berikut rangkuman artikel yang saya rangkum dari sumber yang sangat valid.

boyBrigjen Pol. Drs. Boy Rafli Amar (lahir di Jakarta tahun 1965) adalah seorang perwira tinggi Polri yang menjabat Karopenmas Divhumas Polri (Kepala Biro Penerangan Masyarakat-Divisi Hubungan Masyarakat-Kepolisian Republik Indonesia). Dia mendapatkan bintang satu-nya setelah menduduki jabatan tersebut pada bulan Juni 2012. Sebelumnya, dia menjabat Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri dengan pangkat Komisaris Besar Polisi.

Boy Rafli Amar menempuh pendidikan di Akademi Kepolisian (Akpol) dan lulus pada tahun 1988 dengan pangkat Inspektur Dua Polisi (Ipda). Pada tahun 1991 pangkatnya naik menjadi Inspektur Satu Polisi (Iptu). Pada saat berpangkat Komisaris Polisi di tahun 1999, dia ditugaskan ke Bosnia sebagai Wakil Komandan Kontingen Garuda XIV.

Boy yang lahir di Jakarta merupakan putra dari seorang ibu yang berasal dari Bukittinggi dan ayah dari Solok, Sumatera Barat, serta cucu dari sastrawan Indonesia, Aman Datuk Madjoindo. Dia menikah dengan seorang wanita bernama Irawati dan telah dikaruniai 2 orang anak.(Han/Hms)

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

Gelar Pasukan Operasi Zebra 2013 Sejajaran Polres Bukittinggi

gelar zebraRabu(27/11/2013) sekitar pukul 08.00 wib, bertempat di halaman Mapolres Bukittinggi, telah dilaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra 2013. Bertindak sebagai Inspektur Upacara Kapolres Bukittinggi AKBP Amirjan, Sik dan dipercaya sebagai Komandan Upacara Ipda Andika Alfatoni, Sik Kanit Patroli Sat Lantas Polres Bukittinggi.

Dalam apel tersebut, Kapolres Bukittinggi membacakan membacakan amanat Kapolri Jendral Polisi Drs. Sutarman. Pada apel tersebut dilaksanakan pemasangan pita operasi kepada perwakilan personil Polres Bukittinggi yaitu Bripda Yenggi Gilang Gumilang dari sat Lantas Polres Bukittinggi.

Kapolres Bukittinggi dalam amanatnya menyampaikan bahwa Operasi Zebra 2013 ini merupakan operasi kepolisian terpusat bidang lalu lintas yang bertujuan untuk meningkatkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas. Operasi Zebra 2013 tersebut dilaksanakan pada tanggal 28 November – 11 Desember 2013 secara serentak diseluruh Indonesia.

Mekanisme dan dinamika penyelenggaraan operasional Polri diwujudkan dalam bentuk kegiatan kepolisian, kerjasama kepolisian maupun operasi kepolisian. Penyelenggaran operasi kepolisian dilaksanakan dengan pendekatan prinsip-prinsip manajemen berupa proses kegiatan perencanaan, pengorganisasian , pelaksanaan serta pengawasan dan pengendalian.

Selain untuk menciptakan kamtibselcar lalu lintas, operasi ini juga untuk membangun kesadaran dan kepatuhan hukum masyarakat dalam berlalu lintas, sekaligus cipta kondisi menjelang perayaan Natal 2013 dan tahun baru 2014.

Operasi ini diwujudkan dalam bentuk kegiatan penegakan hukum dengan porsi 80 persen berupa teguran dan tilang terhadap pelanggaran lalu lintas,   kegiatan preemtif dengan porsi 10 persen berupa kegiatan edukasi kepada masyarakat serta kegiatan preventif dengan porsi 10 persen berupa kegiatan Turjagwali Lantas,” sebutnya.

Kapolres juga menekankan kepada seluruh personil dalam melaksanakan tugas harus memperhatikan berbagai hal sebagai berikut :

  1. Profesional, Proporsional dan humanis dengan 3 S (Senyum, Sapa dan Salam).
  2. Jalin hubungan kerjasama dengan instansi lain dalam melakukan penindakan.
  3. Kedepankan keselamatan masyarakat pengguna jalan dan petugas dalam melakukan penindakan hukum dijalan raya.

Kapolres Bukittinggi juga mengucapkan terima kasih dan penghormatan kepada para Stakeholder yang telah ikut berperan aktif dalam operasi ini maupun diinstansi masing-masing, dan penghargaan kepada seluruh personel di Polres Bukittinggi pada apel gelar pasukan dalam rangka pelaksanaan operasi Zebra 2013 ini.

“Semoga mulai saat ini, kita semua dapat berperan serta untuk berpartisipasi sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas dan budayakan keselamatan sebagai kebutuhan kita bersama,” pungkasnya.

Dikatakannya, hal ini adalah upaya-upaya meningkatkan kesedaran berlalu lintas dan berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan kemanusiaan untuk menurunkan angka kecelakaan lalu lintas di jalan.

Sesuai intruksi Presiden RI Nomor 4 Tahun 2013 tentang program dekade aksi keselamatan jalan, pada Pilar ke 4 yang menjadi target penyelesaian tahun 2013 yaitu prilaku pengguna jalan yang berkeselamatan yang fokus kepada:

  1. Kepatuhan pengoperasian kendaraan.
  2. Pemeriksaan kondisi pengemudi.
  3. Pemeriksaan kesehatan pengemudi.
  4. Penanganan terhadap 5 faktor utama plus yaitu penegakan hukum bagi pelanggar penggunaan helm bagi pengendara sepeda motor, pelanggar penggunaan sabuk keselamatan, pelanggar batas kecepatan, pelanggar yang mengemudikan kendaraan dalam keadaan mabuk dan pelanggar penggunaan telepon seluler saat mengemudikan kendaraan.(Han/Hms)
Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar