Sat Narkoba Polres Bukittinggi Kembali Menangkap Pelaku Lahgun Narkoba


44Penyalahgunaan Narkotika saat ini telah menjadi trend dikalangan masyarakat. Kalau tidak makai narkoba katanya tidak gaul. Baik yang kalangan ekonomi menengah maupun masyarakat kecil di kalangan bawah. Sebut saja NF (32), seorang warga Jl. Bukit Sangkut kelurahan Bukit Apit Puhun Kota Bukittinggi yang sehari-hari hanya bekerja sebagai juru parkir di IGD RSAM Bukittinggi dengan penghasilan pas-pasan pun tertangkap tangan dalam kasus penyalahgunaan Narkotika.

Berawal dari informasi oleh masyarakat bahwa di lantai 3 RSAM sering dipakai sebagai tempat penyalahgunaan Narkotika, maka Kasat Narkoba Polres Bukittinggi AKP Baiquni Wibowo memerintahkan anggota untuk melakukan penyelidikan ke lokasi. Untuk memaksimalkan target diatur skenario penyergapan sesuai lokasi yang telah ditentukan.

Pada hari Rabu tanggal 13 Maret 2013 sekitar pukul 17.30 Wib dipimpin langsung oleh Kanit Idik Ipda Sopar Siagian, anggota Sat Narkoba langsung meluncur ke lokasi. Tepatnya dilantai 3 Gedung RSAM Bukittinggi, yang biasa dipakai sebagai ruang rawat jalan, atau depan Poliklinik Rawat jalan didapai tersangka NF sedang melinting ganja. Sewaktu dilakukan penggeledahan didekat tersangka ditemukan narkotik jenis ganja kering siap pakai yang disimpan didalam tabung kecil terbuat dari timah serta satu batang rokok Jie Sam Soe yang sudah dibuka.

Sewaktu ditanyakan, tersangka mengakui sebagai pemilik dari Narkotika jenis ganja kering didalam tabung tersebut. Tersangka NF juga mengakui ketika itu berniat memakai narkotika jenis ganja tersebut dengan cara dicampur dengan tembakau rokok Jie Sam Soe kemudian dilinting  dengan kertas rokok dan dihisap. Tetapi perbuatan tersangka keburu ketahuan oleh petugas. Sehingga tersangka dan barang dibawa ke Polres Bukittinggi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Tersangka NF dijerat dengan pasal 111 Undang-undang N0.35 tahun 2009 tentang Narkotika. Tersangka NF mengakui telah 2 kali memakai Narkotika jenis ganja di tempat yang sama sebelum tertangkap. Lokasi tersebut memang tempat yang strategis bagi pelaku penyalahgunaan narkotika khususnya sore hari karena pada sore hari tempat itu sepi dan tidak terlihat oleh orang lain.

Tentang Marjohan

Seorang anak desa dengan segala lika - liku kehidupan dan cobaan...
Tulisan ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s