Bukittinggi Selayang Pandang


  • TOPOGRAFI DAERAH

    Wilayah Kota Bukittinggi terletak antara 100, 21° – 100, 25° Bujur Timur dan 00,17° – 00,19° lintang selatan dengan ketinggian 909 -941 m diatas permukaan laut, berhawa sejuk dengan suhu antara min 16,1 ° – 24,9° max. Kontur tanah bergelombang, terdiri dari bukit-bukit dan lembah-lembah, dengan luas wilayah 25,239 km2 yang terdiri dari 27 bukit yang populer, yaitu :

    • Bukit Mandiangin
    • Bukit Ambacang
    • Bukit Upang-upang
    • Bukit Pauah
    • Bukit Lacia
    • Bukit Jalan Aua Dalam Pasa
    • Bukit Cindai
    • Bukit Campago
    • Bukit Gumasik
    • Bukit Gamuak
    • Bukit Guguak Bulek
    • Bukit Sangkuik
    • Bukit Apit Bukit Pinang Sabatang.
    • Bukit Malambuang.
    • Bukit Cubadak Bungkuak
    • Bukit Sarang Gagak
    • Bukit Tambun Tulang
    • Bukit Cangang
    • Bukit Parit Natuang
    • Bukit Paninjauan
    • Bukit Sawah Laweh
    • Bukit Batarah
    • Bukit Panganak
    • Bukit Kandang Kabau
    • Bukit Gulimeh

    Bukittinggi yang terkenal sebagai kota pusat pengembangan pariwisata di Sumatera Barat, memiliki alam yang indah dengan dikenal dengan sebutan Bukittinggi Kota Wisata yang dicanangkan Gubernur Sumatera Barat Bapak Ir. Azwar Anas tanggal 11 Maret 1984. Lembahnya yang sangat terkenal ialah Ngarai Sianok yang terletak pada sisi barat kota Bukittinggi dengan kedalaman 100 m serta mempunyai kemiringan antara 80° – 90° yang menjadi daya tarik pariwisata, disamping Jam Gadang yang dibangun Controleur Rook Maker tahun 1926 dengan latar belakang tiga gunung yaitu: Gunung Merapi, Gunung Singgalang, dan Gunung Sago sehingga pernah populer dengan sebutan Tri Arga sebagai julukan untuk daerah ini.
    Wilayah Kota Bukittinggi dikelilingi oleh Kabupaten Agam, dengan batas-batas:

    • Utara : dengan Nagari Gadut dan Kapau Kecamatan TilatangKamang
    • Selatan : dengan Nagari Taluak Kecamatan Banuhampu Sungai Puar
    • Barat : dengan Nagari Sianok, Tabek Sarojo, Guguak, Koto Gadang, Kecamatan IV Koto
    • Timur : dengan Nagari Ampang Gadang Kecamatan IV Angkat Canduang
  • IKLIM DAN GEOGRAFIS

    Pada umumnya di kota ini banyak turun hujan, rata-rata 2,381 milimeter per tahun dengan jumlah hujan rata-rata 193 hari per tahun dan kelembaban hawa berkisar antara min 82,0% – 90,8% max. Oleh Karena itu daerah ini beriklim sedang, berhawa sejuk dengan suhu udara 17-24oC.

  • LUAS DAN PEMBAGIAN WILAYAH

    Kota Bukittinggi terdiri dari 3 (tiga) kecamatan dan 24 (dua puluah empat) kelurahan, yaitu:

    • Kecamatan Guguak Panjang dengan 7 kelurahan :
      • Kelurahan Benteng Pasar Atas
      • Kelurahan Aur Tajungkang Tengah Sawah
      • Kelurahan Bukit Cangang Kayu Ramang
      • Kelurahan Kayu Kubu
      • Kelurahan Pakan Kurai
      • Kelurahan Tarok Dipo
      • Kelurahan Bukit Apit Puhun
    • Kecamatan Mandiangin Koto Selayan dengan 9 kelurahan :
      • Kelurahan Puhun Tembok
      • Kelurahan Campago Ipuh
      • Kelurahan Puhun Pintu Kabun
      • Kelurahan Campago Gulai Bancah
      • Kelurahan Campago Guguak Bulek
      • Kelurahan Manggis Gantiang
      • Kelurahan Pulai Anak Aia
      • Kelurahan Koto Selayan
      • Kelurahan Garegeh
    • Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh dengan 8 kelurahan :
      • Kelurahan Birugo
      • Kelurahan Belakang Balok
      • Kelurahan Sapiran
      • Kelurahan Aur Kuning
      • Kelurahan Pakan Labuah
      • Kelurahan Parit Rantang
      • Kelurahan Ladang Cakiah
  • KEPENDUDUKAN

    Kota Bukittinggi mempunyai penduduk menurut data terakhir 98.551 jiwa dengan laju pertumbuhan penduduk 2,04% pertahun. Dengan semangat membangun masyarakat Bukittinggi yang cukup menggembirakan, terbukti dengan meningkatnya kesejahteraan hidup yang pada umumnya bermata pencarian sebagai pedagang, pegawai, petani, pengusaha industri kecil dan kerajinan serta jasa-jasa lainnya. Sebagian besar penduduk Kota Bukittinggi beragama Islam sekitar 99% dan selebihnya beragama Katolik, Protestan, Budha dan Hindu. Penduduk terpadat berdomisili di Kecamatan Guguk Panjang, karena pusat perdagangan dan kegiatan lain sebagian besar berada di kecamatan tersebut dengan kepadatan rata-rata 5.531 jiwa per km2.

Jembatan Limpapeh

Ngarai Sianok

Ngarai Sianok atau Lembah Pendiang merupakan suatu lembah yang indah, hijau dan subur. Didasarnya mengalir sebuah anak sungai yang berliku-liku menelusuri celah-celah tebing dengan latar belakang Gunung Merapi dan Gunung Singgalang.

Taman Monumen Bung Hatta

Taman ini terletak di tengah Kota Bukittinggi disamping istana Bung Hatta, dibangun dalam rangka memperingati satu abad kelahiran Proklamator Bung Hatta 12 Agustus 2002

Tentang Marjohan

Seorang anak desa dengan segala lika - liku kehidupan dan cobaan...
Pos ini dipublikasikan di SEPUTAR BUKITTINGGI, Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s