Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Polres Bukittinggi Dalam Rangka Pam Natal dan Tahun Baru 2013


rakorPolres Bukittinggi beserta jajaran pada hari Kamis tanggal 20 Desember 2012 melaksanakan rapat koordinasi lintas sektoral persiapan Operasi Lilin 2012 dalam rangka pengamanan Natal 2012 dan malam tahun baru 2013. Acara rapat kordinasi di adakan di Aula Mapolres Bukittinggi yang dipimpin langsung oleh Kapolres Bukittinggi Akbp Drs. Eko Nugrohadi, M.Si. Adapun undangan yang hadir pada rapat koordinasi tersebut diataranya Muspida Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam, seluruh SKPD/ Dinas Instansi se-Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam, serta tokoh masyarakat, ormas, PHRI dan potensi masyarakat lainnya seperti Rapi, Orari dan Pramuka.
Pada kesempatan rapat koordinasi tersebut Kapolres Bukittinggi menyampaikan bahwa dalam Operasi Lilin 2012 di wilayah hukum Polres Bukittinggi sekarang ini melibatkan 617 personil. Dari jumlah tersebut diatas terdiri dari personil Polres Bukittinggi sebanyak 403 personil, dari Brimob Polda Sumbar sebanyak 62 Personil serta dari gabungan dinas instansi dan potensi masyarakat pendukung operasi lainnya sebanyak 152 personil. Kapolres juga menyampaikan untuk pengamanan malam tahun baru didirikan satu pos pengamanan  yang ditempatkan di pelataran Taman Jam Gadang, serta dua buah pos pemantau yang ditempatkan di Ngarai Sianok dan di Simpang Yarsi.
Disamping penyampaian dan arahan dari Kapolres, Kabagops Polres Bukittinggi Kompol Hendra Syamri, SH pada rapat koordinasi tersebut juga menyampaikan presentasinya tentang gambaran situasi kamtibmas selama tahun 2012 dari bulan Januari  sampai dengan Nopember dibanding dengan tahun 2011, serta anev pelaksanaan Operasi  Lilin tahun 2011. Dari persentasi tersebut terlihat peningkatan jumlah kasus tindak pidana yang mana selama tahun 2011 hanya terdapat 862 kasus sedangkan selama tahun 2012 dari bulan Januari sampai Nopember 2012 sudah terjadi sebanyak 885 kasus tindak pidana. Sedangkan situasi kamtibmas pada Operasi Lilin 2011 yang berlangsung selama sepuluh hari dari tanggal 23 Desember 2011 sampai dengan 2 Januari 2012 terjadi sebanyak 12 kasus tindak pidana dan 9 kasus laka lantas. Dan dari 9 kasus laka lantas tersebut terdapat 8 orang yang meninggal dunia. Selain anev situasi kamtibmas Kabagops juga menyampaikan bagaimana cara bertindak personil pam, serta lokasi pos dan ploting personil pengamanan.
Dari hasil rapat koordinasi tersebut didapat beberapa kesepakatan tentang rencana penutupan dan pengalihan arus lalu lintas pada beberapa titik akses menuju pusat kota Bukitinggi yang akan diberlakukan mulai pukul 16.00 wib pada tanggal 31 Desember 2012 sebagai berikut :
1.    Dari arah Padang dilakukan penutupan di Simpang Kevela dan arus lalu lintas kendaraan dialihkan menuju jalan Adinegoro.
2.    Dari arah Maninjau Via Ngarai Sianok dilakukan penutupan di Simpang Atas Ngarai dan arus lalu lintas kendaraan di alihkan ke arah RS.Ahmad Muhktar.
3.    Dari arah Payakumbuh dilakukan penutuan di Simpang Mandiangin dan arus lalu lintas kendaraan diarahkan ke Surau Gadang atau ke Tarok/Gurun Panjang.
4.    Dari arah Medan dialihkan arus dari Simp.Gadut menuju By.Pass.
5.    Dari  arah Pintu Kabun dialihkan arus di Simpang Jirek meuju Surau Gadang atau menuju Gadut
6.    Dari arah Panorama Baru dan Bukik Apit dilakukan penutupan di Simp.Tembok dan arus lalu lintas kendaraan dialihkan menuju Pasar Bawah Simpang Simpang Jirek atau ke Simpang Pasar Pagi.
7.    Dari arah Aur Kuning dilakukan penutupan di Simpang Jembes dan arus lalu lintas kendaraan menuju Jalan Baru menuju Simpang Taluak Ikabe
Demi kelancaran supaya tidak terhambat oleh penutupan arus diberitahukan kepada pengunjung yang akan datang ke Bukittinggi dengan menggunakan kendaraan khususnya yang menuju pusat kota Bukittinggi pada tanggal 31 Desember 2012 agar melakukan antisipasi sebagai berikut :
1.    Agar memasuk kota Bukittinggi sebelum dilakukan penutupan arus atau sebelum pukul 16.00 Wib.
2.    Prioritas hanya diberikan kepada Kendaraan pemadam kebakaran, kendaraan yang membawa orang sakit, ambulance dan  kendaraan yang membawa jema’ah Gereja yang akan melaksanakan ibadah tutup tahun di gereja HKBP Jl.M. Safei atau di Gereja Katholik Jalan Sudirman.
3.    Bagi tamu hotel tetap dilarang masuk membawa kendaraan pada jam penutupan arus, tetapi diberi kesempatan kepada pengelola hotel dan penginapan untuk menjemput tamunya yang sudah melakukan booking kamar dengan menggunakan kendaraan milik hotel.
Untuk peta penutupan arus, serta jalur-jalur yang disterilkan dari kendaraan pada malam tahun baru akan ditayangkan pada page lain.

Tentang Marjohan

Seorang anak desa dengan segala lika - liku kehidupan dan cobaan...
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s