Bukittinggi Dan Agam Timur Dilanda Banjir dan Banjir Bandang


Hujan deras yang terus mengguyur kota Bukittinggi dan Agam Timur dari sore sampai malam hari pada hari Sabtu tanggal 26 Januari 2013 kemarin mengakibatkan terjadinya bencana alam berupa banjir dan banjir bandang serta longsor pada beberapa lokasi di wilayah hukum Polres Bukittinggi. Diantara lokasi yang kena musibah tersebut yaitu :

  1. Beberapa titik di jalan raya Balingka – Sicincin tertimbun longsor dan jalan rusak tergerus air,
  2. Simpang Malalak, Pahambatan dan Nagari Subarang Balingka Kecamatan IV Koto Kab. Agam dilanda banjir bandang oleh aliran sungai batang Sianok.
  3. Pemukiman penduduk di RT.01 Rw.01 sekitar 20 (Dua puluh) rumah Kelurahan Pulai Anak Air Kec.Mandi Angin Koto Selayan Kota Bukittinggi terendam banjir akibat tersumbatnya saluran air dan rendahnya daerah tersebut sehingga air hujan yang sangat deras dengan cepat mengenangi pemukiman penduduk sampai setinggi 1,5 meter.

Banjir Bandang yang melanda  Simpang Malalak, Pahambatan dan Nagari Subarang Balingka Kecamatan IV Koto Kab. Agam, terjadi sekira pukul  20.30 wib, menghanyutkan 1 (satu) buah jembatan penghubung ke Nagari Subarang Balingka Kec. IV Koto Kab.Agam. Hanyutnya jembatan tersebut mengakibatkan terisolirnya sekitar  200 KK yang tinggal di Nagari Subarang Balingka. Selain menghanyutkan jembatan banjir bandang juga menghayutkan 4 (empat) buah rumah di sepanjang Aliran sungai Batang Sianok di  Kec.IV Koto Kab.Agam. Sekitar 30 (tiga) puluh KK yang mendiami sepanjang aliran sungai Batang Sianok terpaksa mengungsi ke Mesjid Raya Subarang Balingka dan ke Surau Inyiak Daud Raisidi yang berada tidak jauh dari lokasi banjir bandang tersebut. Banjir bandang juga merusak dan merendam sekitar 10 (sepuluh) hektar sawah, menghayutkan 2 (dua) buah sepeda motor, serta 1 (satu) ekor kerbau milik penduduk.

Diantara rumah penduduk yang hanyut oleh banjir bandang tersebut sebagai berikut :

  1. 1(satu) unit rumah semi permanen ukuran 7X5 meter milik Daprius Sutan Sati, 45 thn, Minang, Al.Nagari Subarang Balingka Kec.IV Koto Kab.Agam,
  2. 1(satu) unit rumah semi permanen ukuran 10X6 meter milik Anwar Sutan Pamenan,48 thn, Minang, Al.Nagari Subarang Balingka Kec.IV Koto Kab.Agam,
  3. 1(satu) buah dapur rumah ukuran 3X4 meter milik Rasima, 75 thn, Minang, Al.Nagari Subarang Balingka Kec.IV Koto Kab.Agam,
  4. 1(satu) buah dapur rumah ukuran 3X3 meter milik Dasril Sutan Kari, 40 thn, Minang, Al. Nagari Subarang Balingka Kec.IV Koto Kab.Agam,

 Untuk melakukan evakuasi Polres Bukittinggi menurunkan 2 (dua) peleton TIM SAR dan sekitar 50 (Lima puluh) personil gabungan staf Polres Bukittinggi yang dipimpin langsung oleh Kapolres Bukittinggi Akbp Drs.Eko Nugrohadi, M.Si. Diantara beberapa pejabat yang nampak hadir di lokasi kejadian selain Kapolres Bukittinggi yaitu Bupati Agam Indra Catri, dan Dandim 0304 Agam Letkol TNI Arh Trias Wijanarko yang ikut memimpin dalam penanganan Banjir Bandang tersebut.

Sampai saat sekarang belum ditemukan korban jiwa, dan jumlah kerugian materi belum dapat ditafsirkan. Proses evakuasi masih dilakukan oleh TIM gabungan TNI dan Polri serta dari BPBD Kab.Agam.

Tentang Marjohan

Seorang anak desa dengan segala lika - liku kehidupan dan cobaan...
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s