17 Jam Waktu Yang Dibutuhkan Unit Resmob Polres Bukittinggi Untuk Mengungkap Pembunuh Ujang


TskDalam tempo 17 jam Anggota Unit Resmob Sat Reskrim Polres Bukittinggi berhasil mengungkap dan menangkap pelaku penusukan terhadap Masrizal Pgl Ujang (51 th) yang terjadi pada hari Sabtu Malam Minggu tanggal 16 Februari 2013 sekira pukul 24.00 Wib. Pelaku yang tidak dikenal baik oleh istri korban maupun saksi lainnya yang berada disekitar TKP pada malam tersebut seolah raib bersama dengan barang bukti alat yang dipergunakan untuk menusuk korban. Tetapi berkat usaha kerja keras dari unit Resmob Sat Reskrim Polres Bukittinggi, Alhamdulilah dalam tempo 17 jam identitas pelaku seta keberadaannya mulai tercium petugas. Hari Minggu tanggal 17 Februari 2013 sekitar jam 17.00 Wib tersangka berhasil diciduk dirumah istrinya yang baru dinikahi pada hari yang sama sekitar jam 11.00 Wib atau 5 (lima) jam sebelum ditangkap .

PisauBerdasarkan keterangan Kapolres Bukittinggi Akbp Drs.Eko Nugrohadi,M.Si melalui Kasat Reskrim AKP Frangky M.Monathen yang didampingi Kanit I Ipda Kalbert Jonaidi, SH, pelaku penusukan  terhadap Masrizal Pgl Ujang tersebut adalah tersangka EGP (24), swasta, alamat Jl.Senang Hati Muntok Bangka Barat. Tersangka kost dibelakang Lembaga Pemasyarakatan  Biaro dan baru menikah dengan seorang gadis bernama MM warga Pekan Kemis Tilatang Kamang  Kab.Agam sekitar lima jam sebelum ditangkap.

AKP Frangky M.Monathen menerangkan, tersangka melakukan pembunuhan dengan cara menusuk perut korban sebanyak dua kali tusukan menggunakan sebilah pisau pemburu. Tersangka menusuk korban karena merasa tidak senang diusir korban dengan kasar dari dalam warungnya karena tersangka dibilang mabuk bau minuman keras. Sampai didepan warung merasa tidak terima atas perlakuan korban, tersangka mengeluarkan sebilah pisau pemburu dari dalam tas sandangnya dan langsung menusukan ke perut korban sebanyak 2 kali.

Selesai menusuk korban, tersangka menyimpan kembali pisau tersebut kedalam tas sandang miliknya kemudian melarikan diri ketempat kostnya. Minggu pagi tersangka berangkat ke Pekan Kemis Tilatang Kamang Kab.Agam untuk menikahi seorang gadis yang bernama MM. Untuk menghilangkan jejak tersangka membuang pisau yang telah dipergunakan untuk menusuk korban kedalam kolam dibelakang rumah istrinya. Tepat pukul 17.00 Wib atau sekitar 5 jam setelah menikah tersangka langsung ditangkap dan dibawa ke Polres Bukittinggi untuk pengusutan lebih lanjut.

Tentang Marjohan

Seorang anak desa dengan segala lika - liku kehidupan dan cobaan...
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s