PERSONIL POLRES BUKITTINGGI SIAGA BENCANA


12195882_886510514747498_9099011151573904504_nCurah hujan yang tinggi beberapa hari belakangan ini, mengakibatkan beberapa wilayah hukum Polres Bukittinggi menjadi rawan bencana alam banjir dan tanah longsor.Baru saja selesai penganan banjir yang merendam 300 KK pemukiman penduduk di Kota Bukittinggi, bencana alam berupa tanah longsor kembali terjadi di kecamatan Palupuh dan Baso.

Untuk kesiapan menghadapi bencana alam banjir dan tanah longsor pada musim penghujan ini, Kapolres Bukittinggi Akbp Tri Wahyudi, Sik, MH, memerintahkan seluruh personil Polres Bukittinggi ON Call Siaga Bencana. Apabila terjadi bencana alam, tanpa menunggu lama personil siap dikumpulkan dan diterjunkan ke lokasi bencana.

12219587_887957764602773_2663065951658726346_nSenin (9/11/15) sekira pukul 16.30 wib di Jorong Mudiak Kecamatan palupuah telah terjadi bencana alam tanah longsor sebanyak 3 titik. Bencana tanah longsor tersebut mengakibatkan terputusnya jalan lintas Bukittinggi – Medan serta melanda rumah penduduk.

Material longsor kurang lebih setinggi 3 meter menimbun badan jalan sepanjang 20 meter pada salah satu titik longsor tersebut. Dan pada lokasi lainnya, tepatnya di Jorong Mudiak Palupuah Nagari Koto Rantang kecamatan palupuah Kabupaten Agam, material longsor menghantam rumah permanen milik Zulkifli st. Marajao (54 th). Terjangan longsor tersebut menghancurkan bagian belakang rumah yang teridiri dari 2 kamar tidur dan dapur.

12219362_887957727936110_8040778757164468837_nKejadian tanah longsor ini tidak terdapat korban jiwa, sedangkan kerugian material yang ditimbulkan sekitar Rp. 50 jt. Dengan tindakan cepat tanggap bencana dari personil Polres Bukittinggi yang dipimpin langsung oleh Kabagops Polres Bukittinggi Komisaris Polisi Dasveri Abdi, Sik bekerjasama dengan masyarakat dan bantuan alat berat dari Dinas Kimpraswil (PU) Proinsi Sumatera Barat, pada pukul 01.30 wib, jalan lintas Bukittinggi – Medan sudah bisa dilewati.

Selain di Kecamatan Palupuah, Sabtu (7/11/15) pukul 23.00 wib, tanah longsor juga terjadi di Jorong Simarasok Kec.Baso Kab.Agam. tanah longsor menimpa rumah permanen ukuran 15 m x7 M milik Suarna (52 th). Tidak kuat menahan timbunan material tanah longsor tersebut, pada hari Senin (9/11/15) sekira pukul 03.00 Wib mengakibatkan jebolnya dinding rumah korban.

(Han/Humas)

Tentang Marjohan

Seorang anak desa dengan segala lika - liku kehidupan dan cobaan...
Kutipan | Pos ini dipublikasikan di SEPUTAR BUKITTINGGI. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s