POLRES BUKITTINGGI TURUNKAN 1 SST PERSONIL DALAM PENANGGULANGAN LONGSOR DI KEC. PALUPUH


13349116_1758566357688772_423380995_nSabtu (4/6/16) sekitar pukul 16.00 wib di Jalan lintas Bukittinggi-Pasaman KM 22 Jorong Mudiak Palupuah Nag. Koto Rantang Kec. Palupuah Kab. Agam, telah terjadi bencana alam tanah longsor. Kejadian pertama kali diketahui oleh A. Dt. Sidi Rajo, (63 th), warga Jr. Koto Mudiak Palupuah, mendengar gemuruh dari depan rumahnya. Ingin tahu apa yang terjadi, saksi keluar rumah dan melihat tebing dengan ketinggian 100 m mengalami longsor yang menimbun badan jalan sepanjang 300 meter dengan ketinggian 4 meter.

13390917_1758554107689997_754867308_nMendapat informasi adanya bencana longsor tersebut, Kapolres Bukittinggi Akbp Tri Wahyudi, Sik, MH langsung merintahkan 1 SST personil gabungan dari Sat Lantas, Sat Sabhara, Sat Intel  dan Polsek untuk membantu pembersihan material longsor dan evakuasi korban longsor. Pengerjaan pembersihan dibantu dengan menggunakan dua unit eskavator bekerjasama dengan dinas BPBD Kab.Agam dan instans terkait lainnya.

Perkembangan terakhir sampai Minggu (5/6/2016), telah berhasil dievakuasi tiga unit kendaraan Roda 4 dan satu unit sepeda motor tertimbun material longsor.  Semua kendaraan yang sudah berhasil dievakuasi dari timbunan longsor tersebut untuk sementara diamankan di Mapolsek Palupuh.

Selain dua unit mobil dan 1 unit sepeda motor yang sudah dievakuasi dari material longsor tersebut, Minggu sore sekira pukul 18.00 Wib dibawah lokasi longsor tersebut telah ditemukan mayat seorang wanita. Setelah dilakukan identifikasi korban ada yang mengenali bernama Nila Marta Sari (12 th), pekerjaan pelajar, yang beralamat di  Jrg. Pagadih Mudiak Palupuh Kec. Palupuah Kab. Agam.

Penemuan mayat korban berawal dari adanya salah seorang warga Pagadih Kec. Palupuah yang melaporkan  2 (dua) orang anggota keluarganya yang tidak kunjung pulang pada waktu kejadian dan diduga kuat menjadi longsor. Setelah dilakukan pencarian oleh petugas gabungan dari Kepolisian, TNI, Dinas PU, BPBD, SAR, bersama masyarakat di sekitar lokasi longsor, ada beberapa warga melihat ada kain warna merah dekat rumpun bambu dibawah lokasi longsor. Penemuan tersebut diberitahukan kepada petugas yang melaksanakan evakuasi, ketika di lakukan pengecekan pada saat di tarik keluar ditemukan mayat korban kemudian langsung dibawa ke Puskesmas setempat untuk dimandikan dan proses visum, sebelum diserahkan kepada keluarga.

13400941_1758554097689998_2025754702_nSenin (6/6/16), jalur Bukittinggi-Pasaman sudah dapat di lewati, petugas dibantu masyarakat masih mencari satu orang orang lagi yaitu kakak kandung korban bernama Dulfitri (25 th) yang diduga ikut menjadi korban longsor bersama korban.

 

Tentang Marjohan

Seorang anak desa dengan segala lika - liku kehidupan dan cobaan...
Kutipan | Pos ini dipublikasikan di SEPUTAR BUKITTINGGI. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s