BUKU KEPEMILIKAN KENDARAAN BERMOTOR (BPKB)

REGIDENT KEPEMILIKAN RANMOR

  • Regident kepemilikan Ranmor dilakukan dengan menerbitkan BPKB untuk:
  1. Ranmor baru;
  2. perubahan identitas:
  3. Ranmor berupa pengantian bentuk, warna, mesin, nomor registrasi; dan
  4. pemilik …..

  • pemilik Ranmor berupa penggantian nama dan alamat identitas pemilik;
  1. pemindahtanganan Kepemilikan Ranmor; dan
  2. penggantian BPKB karena hilang atau rusak.

  • Penerbitan dan penggantian BPKB sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dipungut biaya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

 

Persyaratan Penerbitan BPKB Baru

Persyaratan penerbitan BPKB baru untuk Ranmor yang diproduksi dan/atau dirakit dalam negeri (Completely Knocked Down) meliputi:

  1. mengisi formulir permohonan;
  2. melampirkan tanda bukti identitas, dengan ketentuan:
  3. untuk perorangan, terdiri atas Kartu Tanda Penduduk dan surat kuasa bermeterai cukup bagi yang diwakilkan oleh orang lain;
  4. untuk badan hukum, terdiri atas:
  5. surat kuasa bermeterai cukup, menggunakan kop surat badan hukum dan ditandatangani oleh pimpinan serta stempel cap badan hukum yang bersangkutan;
  6. fotokopi KTP yang diberi kuasa;
  7. surat keterangan domisili; dan
  8. Surat Izin Usaha Perdagangan dan Nomor Pokok Wajib Pajak yang dilegalisasi;

untuk instansi pemerintah, terdiri atas:

  1. surat kuasa bermeterai cukup, menggunakan kop surat instansi pemerintah dan ditandatangani oleh pimpinan serta stempel cap instansi yang bersangkutan; dan
  2. melampirkan fotokopi KTP yang diberi kuasa;
  3. faktur untuk BPKB;
  4. sertifikat uji tipe dan Sertifikat Registrasi Uji Tipe Ranmor (SRUT);
  5. sertifikat NIK dari Agen Pemegang Merek (APM), kecuali Ranmor khusus tanpa sertifikat NIK;
  6. rekomendasi dari instansi yang berwenang di bidang penggunaan Ranmor untuk angkutan umum; dan
  7. hasil pemeriksaan cek fisik Ranmor.

 

Persyaratan penerbitan BPKB baru untuk Ranmor impor (Completely Built Up) sebagai berikut:

  1. mengisi formulir permohonan;
  2. melampirkan tanda bukti identitas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 44 huruf b;
  3. faktur untuk BPKB;
  4. dokumen pemberitahuan pabean dalam rangka impor barang (PIB);
  5. surat keterangan pengimporan Ranmor yang disahkan pejabat Bea dan Cukai yang berwenang, bagi :
  6. impor Ranmor tanpa penangguhan atau pembebasan bea masuk atau formulir A;
  7. impor Ranmor dengan penangguhan atau pembebasan bea masuk atau formulir B; dan
  8. formulir yang berlaku untuk kawasan perdagangan bebas berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan;
  9. sertifikat uji tipe dan Sertifikat Registrasi Uji Tipe Ranmor (SRUT);
  10. tanda pendaftaran tipe untuk keperluan impor, dari Kementerian Perindustrian;
  11. sertifikat VIN dan/atau Sertifikat NIK dari Agen Pemegang Merek (APM);
  12. surat keterangan rekondisi dari perusahaan yang memiliki izin rekondisi yang sah khusus untuk Ranmor impor bukan baru serta melampirkan izin impor dari Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perdagangan;
  13. izin penyelenggaraan untuk angkutan umum dan/atau izin trayek dari instansi yang berwenang;
  14. surat hasil penelitian keabsahan surat keterangan pengimporan Ranmor yang dikeluarkan oleh Direktur Lalu Lintas Kepolisian Daerah, atau Kepala Korps Lalu Lintas Polri bagi Ranmor yang masuk melalui wilayah pabean DKI Jakarta; dan
  15. hasil pemeriksaan cek fisik Ranmor.

Penerbitan BPKB baru untuk hasil lelang Ranmor dinas TNI atau Polri yang belum diregistrasi harus memenuhi persyaratan:

  1. mengisi formulir permohonan;
  2. melampirkan tanda bukti identitas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 44 huruf b angka 1;
  3. surat keputusan penghapusan Ranmor dinas TNI atau Polri;
  4. surat keputusan lelang Ranmor dari instansi yang berwenang;
  5. fotokopi pengumuman lelang Ranmor pada media massa cetak nasional, lokal, dan/atau website;
  6. risalah lelang Ranmor yang sah sesuai peraturan perundang-undangan;
  7. berita acara penyerahan Ranmor yang di lelang;
  8. bukti pembayaran harga lelang;
  9. Sertifikat Uji Tipe dan SRUT; dan
  10. hasil Pemeriksaan Cek Fisik Ranmor.

Penerbitan BPKB baru untuk hasil lelang Ranmor temuan Direktorat Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Republik Indonesia atau Polri harus memenuhi persyaratan:

  1. mengisi formulir permohonan;
  2. melampirkan tanda bukti identitas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 44 huruf b angka 1;
  3. surat keputusan lelang Ranmor dari instansi yang berwenang;
  4. fotokopi pengumuman temuan dan pengumuman lelang Ranmor pada media massa cetak nasional, lokal, dan/atau website;
  5. risalah lelang Ranmor yang dibuat oleh Balai Lelang Negara;
  6. berita acara penyerahan barang yang dibuat oleh Balai Lelang Negara;
  7. bukti pembayaran harga lelang;
  8. Sertifikat Uji Tipe dan SRUT; dan
  9. hasil pemeriksaan cek fisik Ranmor.

 

Penerbitan BPKB baru untuk Ranmor Kedutaan harus memenuhi persyaratan:

  1. mengisi formulir permohonan;
  2. melampirkan tanda bukti identitas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 44 huruf b angka 3;
  3. faktur pembelian;
  4. dokumen pemberitahuan pabean dalam rangka impor barang (PIB) untuk Ranmor CBU;
  5. Surat Keterangan Pengimporan Ranmor dengan penangguhan atau pembebasan bea masuk yang disahkan pejabat Bea dan Cukai yang berwenang atau formulir B;
  6. surat rekomendasi dan pernyataan penggunaan Ranmor untuk kepentingan diplomatik Kedutaan dari Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia;
  7. surat hasil penelitian keabsahan surat keterangan pengimporan Ranmor yang dikeluarkan oleh Direktur Lalu Lintas Kepolisian Daerah, atau Kepala Korps Lalu Lintas Polri bagi Ranmor yang masuk melalui wilayah pabean DKI Jakarta; dan
  8. hasil pemeriksaan cek fisik Ranmor.

 

Penerbitan BPKB baru untuk Ranmor lembaga internasional harus memenuhi persyaratan:

  1. mengisi formulir permohonan;
  2. melampirkan tanda bukti identitas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 44 huruf b angka 2;
  3. faktur pembelian;
  4. dokumen pemberitahuan pabean dalam rangka impor barang (PIB);
  5. surat keterangan pengimporan Ranmor dengan penangguhan atau pembebasan bea masuk yang disahkan pejabat Bea dan Cukai yang berwenang atau Formulir B;
  6. surat rekomendasi dan pernyataan penggunaan Ranmor untuk kepentingan pelaksanaan tugas atau misi lembaga internasional dari Sekretariat Negara;
  7. surat hasil penelitian keabsahan surat keterangan pengimporan Ranmor yang dikeluarkan oleh Direktur Lalu Lintas Kepolisian Daerah, atau Kepala Korps Lalu Lintas Polri bagi Ranmor yang masuk melalui wilayah pabean DKI Jakarta; dan
  8. hasil pemeriksaan cek fisik Ranmor.

Persyaratan Regident Perubahan alamat dan fungsi Ranmor

  • Penerbitan BPKB yang mengalami perubahan nama pemilik tanpa perubahan alamat harus memenuhi persyaratan:
  1. mengisi formulir permohonan;
  2. melampirkan tanda bukti identitas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 44 huruf b;
  3. melampirkan akte perubahan nama bagi badan hukum;
  4. melampirkan penetapan pengadilan bagi pemilik perorangan;
  5. BPKB;
  6. STNK; dan
  7. hasil pemeriksaan cek fisik Ranmor.

  • Persyaratan perubahan data BPKB atas dasar perubahan alamat pemilik Ranmor dalam wilayah Regident yang sama meliputi:
  1. mengisi formulir permohonan; dan
  2. melampirkan tanda bukti identitas:
  3. KTP di tempat yang baru bagi perorangan; atau
  4. akte perubahan alamat bagi badan hukum; dan
  5. surat kuasa dari pemilik yang pengurusan pendaftarannya dilakukan oleh kuasanya.
  6. BPKB;
  7. STNK; dan
  8. hasil Pemeriksaan Cek Fisik Ranmor.

  • Penerbitan BPKB yang mengalami perubahan nama dan alamat dalam satu wilayah Regident Ranmor harus memenuhi persyaratan:
  1. mengisi formulir permohonan;
  2. melampirkan tanda bukti identitas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 44 huruf b;
  3. BPKB;
  4. STNK; dan
  5. hasil pemeriksaan cek fisik Ranmor.

  • Persyaratan perubahan data BPKB atas dasar perubahan alamat pemilik atau mutasi Ranmor ke luar wilayah Regident meliputi:
  1. mengisi formulir permohonan;
  2. melampirkan tanda bukti identitas:
  3. KTP di tempat yang baru bagi perorangan; atau
  4. akte perubahan alamat bagi badan hukum;
  5. surat kuasa dari pemilik yang pengurusan pendaftarannya dilakukan oleh kuasanya;
  6. BPKB;
  7. STNK; dan
  8. hasil pemeriksaan cek fisik Ranmor.

Persyaratan perubahan data BPKB atas dasar perubahan nomor Registrasi Ranmor meliputi:

  1. mengisi formulir permohonan;
  2. melampirkan tanda bukti identitas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 44 huruf b;
  3. BPKB;
  4. STNK;
  5. surat permohonan dari pemilik tentang nomor registrasi yang diinginkan; dan
  6. hasil pemeriksaan cek fisik Ranmor.

Persyaratan perubahan data BPKB atas dasar perubahan fungsi Ranmor meliputi:

  1. mengisi formulir permohonan;
  2. melampirkan tanda bukti identitas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 44 huruf b;
  3. BPKB;
  4. STNK;
  5. hasil pemeriksaan cek fisik Ranmor;
  6. surat izin penyelenggaraan angkutan umum dari instansi yang berwenang bagi perubahan fungsi dari Ranmor perseorangan menjadi Ranmor angkutan umum; dan/atau
  7. surat keterangan dari instansi yang berwenang bagi perubahan fungsi dari Ranmor angkutan umum menjadi Ranmor perseorangan.

Persyaratan Regident Perubahan Fisik Ranmor

Persyaratan perubahan data BPKB atas dasar perubahan mesin dan/atau bentuk Ranmor meliputi:

  1. mengisi formulir permohonan;
  2. melampirkan tanda bukti identitas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 44 huruf b;
  3. BPKB;
  4. STNK;
  5. surat keterangan dari APM atau bengkel umum yang melaksanakan perubahan mesin dan/atau bentuk Ranmor;
  6. PIB untuk penggantian mesin baru dari impor atau faktur pembelian untuk penggantian mesin baru yang diproduksi dalam negeri;
  7. Sertifikat Uji Tipe dan SRUT; dan/atau
  8. hasil pemeriksaan cek fisik Ranmor.

Persyaratan perubahan data BPKB atas dasar perubahan warna Ranmor meliputi:

  1. mengisi formulir permohonan;
  2. melampirkan tanda bukti identitas sebagaimana dimaksud pada Pasal 44 huruf b;
  3. BPKB;
  4. STNK;
  5. surat keterangan dari Agen Pemegang Merek (APM) atau bengkel umum yang melaksanakan perubahan warna Ranmor; dan
  6. hasil pemeriksaan cek fisik Ranmor.

Persyaratan Pemindahtanganan Kepemilikan Ranmor

  • Pemindahtanganan kepemilikan Ranmor terjadi karena:
  1. jual beli;
  2. lelang sebagai konsekuensi :
  3. pelaksanaan perjanjian;
  4. putusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap; atau
  5. penghapusan Ranmor milik instansi pemerintah/pemerintah daerah, badan usaha milik negara/daerah atau swasta.
  6. hibah;
  7. warisan;
  8. penyertaan Ranmor sebagai modal dalam perusahaan berbadan hukum; dan
  9. penggabungan perusahaan berbadan hukum.
  • Pemindahtanganan kepemilikan Ranmor sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat terjadi di dalam satu wilayah Regident atau ke luar wilayah Regident.

 

  • Penerbitan BPKB pemindahtangganan kepemilikan di dalam satu wilayah Regident Ranmor sebagaimana dimaksud dalam Pasal 55 ayat (1) harus memenuhi persyaratan:
  1. mengisi formulir permohonan;
  2. melampirkan tanda bukti identitas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 44 huruf b;
  3. tanda bukti pemindahtanganan kepemilikan Ranmor berupa:
  4. kuitansi pembelian bermeterai cukup bagi pemindahtanganan karena jual beli;
  5. risalah lelang Ranmor dan/atau putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap bagi pemindahtanganan karena lelang;
  6. akta hibah yang ditandatangani oleh pemberi hibah dan/atau para ahli waris bagi pemindahtanganan karena hibah;
  7. akte penyertaan bagi pemindahtanganan karena penyertaan Ranmor sebagai modal;
  8. akte penggabungan bagi pemindahtanganan karena penggabungan perusahaan berbadan hukum; atau
  9. surat keterangan kematian dan persetujuan para ahli waris atau akte notaris bagi pemindahtanganan karena warisan;
  10. BPKB;
  11. STNK; dan
  12. hasil pemeriksaan cek fisik Ranmor.

  • Penerbitan BPKB pemindahtangganan kepemilikan ke luar wilayah Regident Ranmor sebagaimana dimaksud dalam Pasal 55 ayat (1) harus memenuhi persyaratan:
  1. mengisi formulir permohonan;
  2. melampirkan tanda bukti identitas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 44 huruf b;
  3. tanda bukti pemindahtanganan kepemilikan Ranmor berupa:
  4. kuitansi pembelian bermeterai cukup bagi pemindahtanganan karena jual beli;
  5. risalah lelang Ranmor dan/atau putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap bagi pemindahtanganan karena lelang;
  6. akta hibah yang ditandatangani oleh pemberi hibah dan/atau para ahli waris bagi pemindahtanganan karena hibah;
  7. akte penyertaan bagi pemindahtanganan karena penyertaan Ranmor sebagai modal;
  8. akte penggabungan bagi pemindahtanganan karena penggabungan perusahaan berbadan hukum; atau
  9. surat keterangan kematian dan persetujuan para ahli waris atau akte notaris bagi pemindahtanganan karena warisan;
  10. tanda bukti penerimaan penyerahan BPKB dan STNK dari unit pelaksana regident asal;
  11. tindasan surat pengantar mutasi; dan
  12. hasil pemeriksaan cek fisik Ranmor.

  • Penerbitan BPKB pemindahtangganan kepemilikan untuk Ranmor bekas lembaga internasional atau kedutaan harus memenuhi persyaratan:
  1. mengisi formulir permohonan;
  2. melampirkan tanda bukti identitas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 44 huruf b;
  3. kuitansi pembelian bermeterai cukup;
  4. surat keterangan pelepasan hak dari kedutaan atau lembaga internasional yang bersangkutan;
  5. menyerahkan BPKB dan fotokopi STNK CD/CC atau lembaga internasional;
  6. tanda bukti pelunasan bea masuk bagi pemindahtanganan Ranmor yang diperoleh dari impor dengan fasilitas penangguhan atau pembebasan bea masuk, atau Formulir C;
  7. surat rekomendasi dari kementerian luar negeri untuk kendaraan kedutaan dan surat rekomendasi sekretariat negara untuk Ranmor lembaga internasional;
  8. surat hasil penelitian keabsahan surat keterangan pengimporan Ranmor yang dikeluarkan oleh Direktur Lalu Lintas Kepolisian Daerah, atau Kepala Korps Lalu Lintas Polri bagi Ranmor yang masuk melalui wilayah pabean DKI Jakarta; dan
  9. hasil pemeriksaan cek fisik Ranmor.

  • Penerbitan BPKB pemindahtangganan kepemilikan untuk Ranmor bekas taksi yang menggunakan fasilitas penangguhan bea masuk harus memenuhi persyaratan:
  1. mengisi formulir permohonan;
  2. melampirkan tanda bukti identitas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 44 huruf b angka 1;
  3. kuitansi pembelian bermeterai cukup;
  4. BPKB dan fotokopi STNK;
  5. surat keterangan pelepasan hak dari perusahaan yang bersangkutan;
  6. bukti pelunasan bea masuk dari Ditjen Bea dan Cukai atau Formulir C;
  7. surat hasil penelitian keabsahan surat keterangan pengimporan Ranmor yang dikeluarkan oleh Direktur Lalu Lintas Kepolisian Daerah, atau Kepala Korps Lalu Lintas Polri bagi Ranmor yang masuk melalui wilayah pabean DKI Jakarta; dan
  8. hasil pemeriksaan cek fisik Ranmor.

Persyaratan Pergantian BPKB Karena Rusak atau Hilang

  • Penggantian BPKB karena rusak, harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:
  1. mengisi formulir permohonan;
  2. melampirkan tanda bukti identitas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 44 huruf b;
  3. bukti BPKB yang rusak;
  4. STNK; dan
  5. bukti hasil pemeriksaan cek fisik Ranmor.

  • Penggantian BPKB karena hilang, harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:
  1. mengisi formulir permohonan;
  2. melampirkan tanda bukti identitas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 44 huruf b;
  3. surat pernyataan pemilik mengenai BPKB yang hilang tidak terkait kasus pidana dan/atau perdata di atas kertas bermeterai cukup;
  4. surat keterangan hilang dari unit pelaksana regident tempat BPKB diterbitkan;
  5. STNK;
  6. bukti penyiaran pada media massa cetak sebanyak 3 (tiga) kali berturut-turut dengan tenggang waktu masing-masing 1 (satu) minggu di media cetak yang berbeda; dan
  7. hasil pemeriksaan cek fisik Ranmor.

Satu Balasan ke BUKU KEPEMILIKAN KENDARAAN BERMOTOR (BPKB)

  1. westesozy berkata:

    mengapa tidak:)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s